Jokowi Dinilai Sebagai Kepala Daerah dengan Pemerintahan Efektif

“Sebagian besar kepala daerah berkonflik dengan wakil kepala  daerah berkonflik dengan wakil kepala daerah pasangannya di tengah masa jabatan. Hal itu terjadi, di antaranya, karena wakil kepala daerah merasa tidak diberi kewenangan oleh sang kepala daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan. Sebaliknya, sebagian besar kepala daerah pun cenderung bekerja sendirian tanpa berbagi tugas dengan sang wakil,” ujarnya di Jakarta, Rabu (6/3).

Hingga kini menjabat Gubernur DKI, Jokowi dianggap tetap bertanggung jawab secara penuh atas tugas dan wewenangnya, tetapi sebagian didelegasikan kepada wakilnya yakni  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ketika menjadi Gubernur DKI dan kepada FX Hadi Rudyatmo saat menjadi Wali Kota Solo.

“Supaya (pemerintahan) efektif, tidak mungkin ditangani sendiri semuanya, tapi ada pendelegasian wewenang. Tanggung jawab utama tetap penuh ada di kepala daerah, bukan di wakil,” tambahnya.

Ramlan mencontohkan, hal yang sama juga terjadi pada Fadel Muhammad ketika menjadi Gubernur Gorontalo. Ia berbagi tugas dengan Wakil Gubernurnya meski tetap bertanggung jawab penuh atas pemerintahan.

Hasil dari efektivitas pemerintahan akibat pembagian tugas itu, kata Ramlan, Jokowi didukung mayoritas rakyat ketika kembali mencalonkan Wali Kota Solo di periode berikutnya.

“Jokowi mendapat suara 92 persen. Begitu juga dengan Fadel Muhammad yang saat periode kedua kepemimpinannya. Fadel didukung lebih dari 75 persen,” ucapnya.

Ramlan menambahkan, efektivitas pemerintahan dapat diukur dari setidaknya dua hal, yakni kebijakan yang sesuai aspirasi rakyat serta program-program yang berhasil diwujudkan. Dengan kata lain, kebijakan yang dibuat sesuai aspirasi rakyat, seperti proyek-proyek pembangunan, dan lain-lain, programnya dapat diimplementasikan menjadi kenyataan, dirasakan oleh rakyat. (*)

sumber beritasatu.com

Tentang Ade Suerani

tinggal di Kendari-Sultra, senang membaca ttg pemerintahan daerah. (email: ade.suerani@gmail.com)
Pos ini dipublikasikan di Berita Media. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s